Kamis, 10 Desember 2020

Cara Mengunci Folder di Komputer Windows dan Mac

Tak jarang berkas yang disimpan di dalam Komputer atau laptop merupakan file penting yang tidak sembarangan orang boleh melihatnya.



Maka dari itu, memberikan password pada folder yang berisi file penting adalah salah satu cara untuk mengamankannya. Business Insider menyarankan untuk menggunakan password yang kuat dengan kombinasi huruf kapital dan huruf kecil, serta angka di dalamnya. 

Berikut ini cara memberi password pada folder bagi pengguna Windows 10 Pro, Windows 7, dan MacOS sebagaimana dilansir Digital Trends. 

Windows 10 Pro Enkripsi standar Windows 10 Pro menawarkan cara mengunci folder di laptop obfuscation file yang mengunci file pada akun pengguna. Berikut cara menggunakannya: Klik kanan pada file yang Anda pilih dan pilih Properties dari menu drop-down. Klik Advanced. Centang kotak di sebelah Enkripsi Isi Untuk Mengamankan Data dan klik OK. Klik Terapkan dan ketika diminta, pilih apakah pengguna ingin semua folder dalam direktori itu dienkripsi, atau hanya folder tingkat atas. 

Setelah memilih, klik Oke. Untuk folder dengan ukuran tertentu, mungkin perlu beberapa saat untuk menyelesaikannya. Akan muncul simbol gembok kecil pada setiap file yang telah dikunci saat proses telah berhasil. Windows dengan 7 Untuk sebagian besar pengguna Windows, menambahkan kata sandi ke folder memerlukan utilitas pengarsipan pihak ketiga atau perangkat lunak kompresi. Aplikasi 7-Zip, utilitas tersebut, tersedia secara gratis dan bebas diunduh. 

Berikut cara menggunakannya: Buka situs web 7-Zip dan unduh aplikasi ini. Pilih folder yang ingin diberi kata sandi dalam antarmuka 7-Zip dan klik tanda tambahan hijau di sudut kiri atas aplikasi. Cara lainnya, seret dan lepas folder di mana saja dalam antarmuka 7-Zip utama. Pilih zip dari menu drop-down tepat di samping opsi format Arsip untuk memastikan folder tetap kompatibel di komputer tanpa menginstal 7-Zip. 

Kemudian, masukkan kembali kata sandi yang diinginkan untuk folder tersebut di kolom teks yang terletak di sisi kanan jendela. Klik tombol OK setelah selesai dan izinkan utilitas untuk membuat duplikat terkompresi dan terenkripsi dari folder yang ingin dilindungi dengan kata sandi. Setelah file zip yang dilindungi sandi dibuat, tes untuk memastikan file tersebut berfungsi dengan mencoba mengakses konten apa pun yang disimpan di dalamnya. 

Setelah proses berhasil dilakukan, hapus folder asli yang belum terlindungi sehingga tidak bisa lagi ditemukan. MacOS MacOS memiliki aplikasi bawaan bernama Disk Utility untuk melakukan pengamanan menggunakan sandi. Berikut ini cara menggunakannya. Buka folder Applications untuk menemukan Disk Utility. Setelah aplikasi dibuka, klik File. Pilih Gambar Baru dari menu dan arahkan ke Gambar dari Folder. 

Dari sini, pengguna dapat menemukan file yang ingin ditambahi kata sandi. Setelah pengguna memilihnya, tekan tombol Pilih. Setelah pengguna memberi cara mengunci folder di hp tag dan menamai folder yang dipilih, pilih baca / tulis dari menu drop-down Format Gambar, diikuti dengan enkripsi AES 128-bit dari menu tarik-turun Enkripsi. 

Sekarang pengguna akan diminta untuk memberikan kata sandi pada folder. Masukkan satu, lalu klik Pilih. Setelah selesai, klik Simpan. Utilitas Disk akan membuat image yang dilindungi sandi, dan memberi tahu saat selesai. 

Setelah image disk yang dilindungi sandi dibuat, pastikan ia berfungsi sebagaimana mestinya dengan mencoba mengakses isinya. Setelah dipastikan dilindungi sebagaimana mestinya, hapus folder asli yang belum diberi pengaman agar tidak dapat diakses lagi. (Artikel TIRTO.id)